-->

Tips Kesehatan

Anak dan Perempuan Harus Dilindungi dari Rokok

Anak dan Perempuan Harus Dilindungi dari Rokok

Sekretaris Jenderal Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait menegaskan para perokok pasif, yang mayoritas adalah anak-anak dan perempuan harus dilindungi dari bahaya asap rokok dan tembakau.

Arist menyatakan, pendapatan negara dari rokok mencapai Rp47 sampai Rp50 triliun per tahun. Tapi, anggaran yang harus dialokasikan negara untuk berobat masyarakat kurang mampu atau yang disubsidi negara mencapai Rp104 triliun setiap tahun.

Data yang dihimpun Komnas PA juga menyebutkan, anak-anak yang meninggal oleh penyakit yang dipicu asap rokok di Indonesia mencapai 4.700 orang per tahun. Bahkan, usia perokok pemula yang semula 10 tahun kini bahkan ada yang dua tahun.

Sementara itu, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Hadi Supeno menilai, pemerintah terkesan permisif pada iklan rokok sehingga jumlah perokok aktif tidak turun, malah bertambah dengan usia prevalensi semakin muda.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan tanggal 31 Mei sebagai Hari Tanpa Tembakau. Hari mengatakan, kasus balita kecanduan rokok di Malang, Sukabumi, dan Palembang juga terkait iklan rokok.

Pemerintah, kata Hadi, harus segera mengeluarkan peraturan pemerintah tentang larangan total segala bentuk rokok dan sponsor rokok untuk semua kegiatan masyarakat.

"Di dalamnya juga tercantum sanksi berat bagi yang melanggar ketentuan. Tanpa larangan iklan rokok, upaya dan kampanye masyarakat tanpa tembakau hanya utopia," katanya.

Hingga saat ini, katanya, pemerintah belum menandatangani peraturan pemerintah tentang perlindungan masyarakat dari ancaman tembakau sebagaimana diamanatkan Pasal 116 Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan

Hadi menegaskan, pemerintah harus menurunkan kuantitas industri rokok hingga jumlah paling rendah. Pemerintah harus menaikkan cukai rokok sehingga penurunan industri itu tidak mengurangi pendapatan negara dari rokok.

"Hingga tahun 2010 pemerintah terus mengizinkan produksi tembakau setahun 260 miliar batang dan pemerintah mempertahankan cukai murah, hanya 30 persen dari harga rokok. Padahal di Thailand sampai 60 persen, di Singapura dan Malaysia sampai sekitar 55 persen," katanya.

Pemerintah, katanya, mengintrodusir Pasal 113 UU Nomor 36 tahun 2009 tentang berbagai upaya mencegah ketergantungan terhadap zat nikotin. Tetapi, membiarkan atau melindungi industri rokok. Pemerintah juga belum meratifikasi konvensi internasional pengendalian tembakau atau Framework Convention on Tobacco Control.

"Padahal Indonesia merupakan anggota Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan ikut menandatangani konvensi," kata Hadi.
8 Cara Didik Anak Hidup Bersih

8 Cara Didik Anak Hidup Bersih

KAMAR kamar tidur tidak ber-AC, bisakah Anda tidur nyenyak di dalamnya? Udara panas membuat Anda sulit memejamkan mata. Lantas, apa saja hal-hal yang bisa menjaga Anda tetap melek?

Ahli tidur Dr Ian Smith dari Papworth Hospital di Cambridge mengatakan alasan mata sulit merem kalau udara sekitar sedang panas.

“Menjelang tidur, bagian dari mekanisme alami membuat suhu tubuh kita menurun mendekati suhu hangat. Namun udara panas malam hari membuat tubuh perlu waktu lebih lama untuk membuatnya hangat," paparnya, seperti dikutip The Sun.

Dr Smith merekomendasikan penggunaan tirai di kamar tidur yang bisa ditutup pada siang maupun malam hari, sehingga ruangan tidak terlalu panas. Juga, biarkan jendela terbuka di malam hari saat memakai kipas angin.

"Jika Anda menggunakan kipas angin, jangan lupa untuk membiarkan jendela terbuka. Berjaga-jaga jika udara di dalam kamar tidak bisa bersikulasi dan panas motor kipas angin hanya akan menambah panas ruangan,” tambahnya.

"Langkah sederhana lainnya seperti menggunakan selimut berwarna cerah, juga penting," katanya.

Dr Smith juga menyarankan Anda untuk merasakan sinar matahari di pagi hari.

"Hal ini membantu menjaga ‘jam tubuh’ Anda tetap sinkron dan memastikan Anda mengantuk menjelang malam. Jika Anda sulit mengantuk pada malam hari, pastikan Anda terhindar dari sinar matahari menjelang akhir hari. Sebab, cahaya terang menunda tubuh untuk memproduksi hormon tidur, yakni hormon melatonin."

Juga, buat kamar tidur Anda segelap mungkin, terutama kamar anak-anak.

"Banyak anak-anak pergi tidur ketika (kamar tidurnya) masih terang. Akan butuh ekstra keras bagi mereka untuk tidur dalam keadaan panas. Jadi, pastikan kamar tidur mereka sejuk dan gunakan cahaya seminim mungkin," imbuh Dr Smith.

Dan, jangan biarkan tubuh berkeringat menjelang tidur. "Anda harus menghindari olahraga setelah pukul enam sore, karena akan meningkatkan suhu tubuh. Sebaiknya, latihan di gym pada pagi daripada malam hari," ujarnya.

Dr Smith juga merekomendasikan mandi atau berendam dengan air dingin sebelum Anda pergi tidur. Kemudian, tinggalkan aktivitas yang berhubungan dengan komputer ataupun telepon seluler. Dr Smith mengatakan, cahaya biru yang dilepaskan dari layar komputer atau telepon dapat mengurangi tingkat melatonin, sehingga sulit bagi kita untuk tidur.

"Jangan minum kafein setelah tengah hari," tukasnya.

Ia mengingatkan, kafein tidak hanya terdapat dalam teh, tapi juga cokelat dan banyak minuman ringan lainnya.

"Alkohol juga harus dihindari. Alkohol sering dianggap bisa membuat Anda cepat tidur, tetapi sebenarnya membangunkan Anda di tengah malam," tukasnya.(ftr) (Okezone.com)
Back To Top